
Cara Mengetahui Formasi CPNS yang Sepi Peminat — Rahasia Peluang Emas Buat Anda!
Banyak orang bermimpi jadi Aparatur Sipil Negara (ASN), tapi sayangnya persaingan CPNS itu ketat banget. Tiap tahun, ribuan orang rebutan kursi untuk posisi yang cuma segelintir. Nah, kabar baiknya, ternyata ada formasi CPNS yang sepi peminat! Kalau Anda tahu caranya, peluang untuk lolos bisa meningkat drastis. Yuk, simak sampai habis biar Anda nggak salah strategi saat daftar nanti!
1. Cek Data Statistik dari Situs Resmi SSCASN
Cara pertama untuk mengetahui formasi CPNS yang sepi peminat adalah dengan memantau data pelamar di situs resmi SSCASN (https://sscasn.bkn.go.id). Di situs itu, biasanya BKN menyediakan fitur statistik jumlah pelamar setiap instansi dan formasi. Dari situ, Anda bisa lihat formasi mana yang sudah banyak dilamar dan mana yang masih minim peminat.
Tipsnya: pantau data ini secara berkala di awal dan pertengahan masa pendaftaran, karena jumlah pelamar bisa berubah cepat. Biasanya, posisi di daerah terpencil atau jabatan teknis yang butuh keahlian khusus lebih jarang dilirik. Dengan data real-time ini, Anda bisa “membaca situasi” dan memilih formasi dengan peluang lebih besar untuk lolos.
2. Telusuri Instansi di Daerah Tertinggal atau Jabatan Spesifik
Cara mengetahui formasi CPNS yang sepi peminat berikutnya adalah dengan melihat instansi atau daerah yang kurang populer. Misalnya, formasi di wilayah pelosok, kabupaten baru, atau instansi teknis non-pusat biasanya punya pelamar lebih sedikit dibanding kementerian besar di kota besar.
Selain itu, perhatikan juga jenis jabatan yang memerlukan kompetensi atau latar belakang pendidikan tertentu seperti analis kebijakan, pranata komputer, atau arsiparis. Formasi seperti ini sering kali butuh kualifikasi yang spesifik, sehingga pesaingnya lebih sedikit. Kalau latar belakang Anda cocok, jangan ragu ambil kesempatan ini — karena saingannya bisa jauh lebih minim dari jabatan umum seperti administrasi.
3. Gunakan Media Sosial dan Forum CPNS untuk Riset
Nah, ini trik yang sering diabaikan banyak orang. Anda bisa tahu formasi CPNS yang sepi peminat lewat forum atau grup media sosial seperti Facebook, Telegram, atau X (Twitter). Di sana, banyak peserta yang saling berbagi informasi soal formasi, jumlah pelamar, hingga pengalaman mereka.
Cari grup dengan kata kunci seperti “Info CPNS 2025”, “Forum Pelamar CPNS”, atau “Formasi Sepi Peminat”. Biasanya, anggota grup akan membagikan data dari SSCASN atau info daerah-daerah dengan pelamar rendah. Dari obrolan mereka, Anda bisa dapat insight cepat tanpa harus bongkar data satu per satu. Tapi ingat ya, tetap verifikasi info yang Anda dapatkan dengan sumber resmi biar nggak salah langkah.
4. Manfaatkan Data Tahun Sebelumnya untuk Prediksi
Kalau Anda pengin strategi yang lebih tajam, coba analisis data formasi CPNS dari tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, tren formasi sepi peminat cenderung berulang. Misalnya, formasi di bidang teknis seperti petugas arsip, pranata laboratorium, atau tenaga teknis daerah perbatasan sering kali masih sepi di tahun berikutnya.
Anda bisa cari data dari portal berita resmi BKN, situs pemerintah daerah, atau arsip SSCASN. Dari situ, Anda akan dapat gambaran pola minat pelamar dari tahun ke tahun. Cara ini sangat efektif untuk menentukan instansi dan posisi mana yang potensial Anda incar, bahkan sebelum pengumuman formasi resmi dibuka. Dengan begitu, Anda bisa mempersiapkan berkas dan belajar lebih awal dibanding pesaing lain.
5. Fokus pada Formasi Khusus yang Tidak Banyak Diketahui
Tahukah Anda, ada formasi khusus CPNS yang sering diabaikan pelamar umum? Misalnya, formasi disabilitas, diaspora, atau lulusan terbaik (cumlaude). Karena persyaratannya spesifik, jumlah pelamarnya juga jauh lebih sedikit. Jika Anda memenuhi kriteria tersebut, peluang lolos bisa jauh lebih besar.
Selain itu, beberapa instansi membuka formasi untuk jabatan dengan penempatan tertentu seperti kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Banyak pelamar enggan mendaftar karena faktor lokasi, padahal fasilitas dan tunjangan di daerah tersebut bisa sangat menarik. Jadi, jangan remehkan formasi “sunyi” — justru di sanalah kesempatan emas menanti Anda!
6. Gunakan Strategi “Banding Cepat” Saat Masa Pendaftaran
Ketika masa pendaftaran CPNS sedang berlangsung, gunakan strategi “banding cepat” untuk menentukan pilihan terbaik. Caranya, buat daftar 3–5 formasi yang sesuai kualifikasi Anda, lalu pantau jumlah pelamarnya setiap hari di portal SSCASN.
Begitu Anda melihat salah satu formasi masih minim pelamar, segera daftarkan diri tanpa menunggu lama. Jangan terlalu lama menimbang-nimbang, karena kuota bisa cepat penuh di hari-hari terakhir. Strategi ini sederhana tapi efektif untuk memastikan Anda masuk ke formasi dengan tingkat kompetisi yang rendah.
7. Jangan Hanya Fokus ke Gaji, Lihat Potensi Kariernya
Banyak orang menilai formasi CPNS dari gaji atau lokasi kerja yang “enak”, padahal formasi sepi peminat sering punya prospek karier yang luar biasa. Misalnya, jabatan teknis di daerah bisa jadi batu loncatan untuk promosi cepat karena kebutuhan SDM tinggi.
Dengan memilih formasi yang tepat dan minim saingan, Anda bukan cuma punya peluang lolos lebih besar, tapi juga kesempatan berkembang lebih cepat di lingkungan ASN. Jadi, jangan hanya tergoda instansi terkenal — pikirkan masa depan karier Anda di balik formasi yang mungkin dianggap “kurang populer” oleh banyak orang.
Penutup: Jangan Tunggu Keberuntungan, Ciptakan Peluang Sendiri
Dalam seleksi CPNS, keberuntungan memang berperan, tapi strategi jauh lebih menentukan. Dengan memahami cara mengetahui formasi CPNS yang sepi peminat, Anda bisa melangkah lebih cerdas dibanding ribuan pesaing lain.
Gunakan semua sumber data, riset mendalam, dan pantauan real-time untuk menemukan formasi terbaik bagi Anda. Siapa tahu, justru di posisi yang tidak dilirik banyak orang, nasib Anda sebagai ASN masa depan sedang menunggu! 🚀
